Travel Essential

Sudah segede ini,tapi kalau kemana mana saya masih saja kesulitan waktu packing.Kalau nggak kebanyakan sampai nggak muat ya pasti banyak barang yang ketinggalan karena kelupaan.Dulu pas backpacker jaman sekolah dan badan saya masih kuat menggendong ransel yang segede-gede dosa (ooppsss...)hampir semua barang saya muat disana macam mau pindahan saja (aslinya barang saya emang segitu doang😆) jadi ya udah,packing and go!!
Anehnya sekarang,kalau mau kemana mana saya sudah ala emak emak rempong yang harus bawa ini dan itu.Setelah di pikir-pikir,saya yang sudah kebanyakan barang atau efek jadi suitcaser selama bertahun tahun jadi suka lupa sama apa saja yang penting banget untuk di bawa??
Kayaknya sih dua duanya mempengaruhi.
Pertama,karena faktor U,saya jadi merasa butuh ini dan itu dengan banyak pertimbangan di tempat tujuan barang-barang yang saya butuhkan itu nggak ada,jadi musti bawa sendiri plus kalau perlu setiap barang ada cadangannya.Alhasil,koper penuh dan parahnya kadang harus beli koper baru.
Kedua,kebiasaan bawa koper yang muat banyak itu membuat saya kadang nggak mikir efisien,apa yang  ingin saya bawa,ya masukin aja,dengan alasan mungkin nanti butuh dan koper masih lega.
Packing model gini yang sebernarnya bikin saya sering kena biaya tambahan di airport dan beberapa kali belum juga bikin saya kapok,sampai akhirnya yang terakhir pas pulang dari China,di Guangzhou airport saya kena charge 1000 yuan atau sekitar 2 jutaan hanya karena koper saya lebih satu kilo doang (satu kilo doaaangg gaesss!!!).Pengalamn itu bikin saya trauma sekarang kalau pas mau kemana mana pakai koper,dan walaupun saya juga kesulitan kalau bawa ransel apalagi pas bawaan banyak.Nah,kalau sudah kayak begini saya suka ribet sendiri dari beberapa hari berikutnya,bongkar pasang barang apa saja yang harus di bawa.Apalagi di tempat tujuan akan ada beberapa tempat yang di kunjungi seperti pantai,trekking,termasuk dinner atau ngebar yang butuh gaun dan high heel.
Bagusnya,sejak tahun lalu saya sudah tidak lagi ketergantungan high heel kalau mau nongkrong di bar atau kafe.Kali ini saya lebih suka pakai sandal flat bertali,biar nggak ketinggalan kalau pas jalan hahah...

Anyway,akhir bulan ini saya bakal jalan ke Borneo (so excited!!)tepatnya pulau Maratua dan Derawan yang sudah dari jaman antah barantah saya ingin sekali kesana dan baru kali ini akan keturutan.Pulau-pulau di Kalimantan bagian timur ini kabarnya memang "pecahan surga" yang wajib di kunjungi,dan walaupun saya yang nggak suka panas-panasan karena takut kulit jadi gosong,tetap saja ngiler kepingin kesana.Berbekal sisa-sisa pengetahuan backpacker jaman baheula dan tambahan pengalaman terakhir jalan ke Lombok,saya mulai bisa mengurangi banyak barang bawaan termasuk beberapa "alat perang" yang banyak sekarang menjadi 1-2 macam saja.


 

Pergi ke pantai tak akan lepas dari sunblock,bikini,dan tentu saja kamera Go Pro untuk merekam keindahan bawah laut,dan kabarnya di Derawan kita bisa berenang dengan jellyfish yang tidak menyengat.Buat kamu yang suka berenang di laut,saya sarankan untuk tak sekedar pakai sunblock saja tapi juga After Sun Gel untuk mencegah kulit menjadi kering setelah panas-panasan.Favorit saya tetap dari Banana Boat dan Kojie San Sunscreen SPF 69 dan pemakaiannya di selang seling.


 

Banana Boat SPF 50 PA+++ ini kadang saya gunakan di wajah juga jika sedang berada di pantai atau berenang di laut,sedangkan untuk daily routine dan di dalam ruangan cukup dengan mengoleskan Melanox SPF 30 PA++ dan tak lupa Melanox Skin Toner-nya yang selalu saya bawa kemana-mana untuk menyegarkan kulit dan mengangkat kotoran dengan sangat efektif.


my daily routine
 
Untuk traveling yang semuanya harus serba ringkas,membawa barang-barang dengan bahan yang ringan adalah wajib,termasuk alat bawa dan pakaian.Selain ransel besar untuk memuat semua bawaan,biasanya ransel kecil dan ringan juga saya bawa untuk jalan-jalan atau tote bag dari bahan kain yang mudah di gulung dan di selipkan.Tidak lupa power bank incase nggak nemu colokan pas handphone mulai lowbat dan yang terakhir adalah buku bagus biar nggak bosan di perjalanan atau menunggu di airport,atau kalau lagi malas baca buku ya biasanya tidur sajalah 😪

Setelah soal packing-packingan,yang paling penting adalah kondisi kita yang sehat (tetap jangan lupa bawa obat pribadi dan vitamin),cukup istirahat dan nutrisi agar liburan kita maksimal.Saya yang malas olahraga biasanya mendadak jadi suka jogging atau yoga ringan agar tubuh lebih fit menjelang hari H.

Dan yang terakhir,saya berdoa semoga liburan ke Maratua tidak ada halangan,dan bakalan ada liburan-liburan impian selanjutnya 😍😍😍


Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERBAIK HATILAH PADA DIRI SENDIRI

Kesasar di Museum Louvre

MALINDO AIR