Kesasar di Museum Louvre



Eh...museum yang di Paris itu?
Bukan,tapi di Abu Dhabi.Tepatnya berada di distrik budaya,Saadiyat Island yang di resmikan 8 November 20017 lalu.
Ceritanya,kita mau berkunjung ke Women's Handicraft Center,tapi nggak bisa masuk karena tak bawa paspor.Sambil jalan nyari taksi,kepikirlah untuk berkunjung ke Museum Louvre,even better idea tho.
Cuss lah kami meluncur ke Saadiyat Island...

Antrian lumayan panjang ketika kami masuk,tapi lancar karena staf di bagian penjualan tiket sangat terampil.Harga tiket AED60 per orang dan AED30 jika pengunjung berusia antara 13-22 tahun dan gratis untuk anak-anak di bawah 13 tahun.
Museum ini merupakan museum seni terbesar di Jazirah Arab,luasnya sekitar 24000 m² dengan 8000 m² galeri.Biaya pembangunannya menghabiskan sekitar $108 juta (di rancang oleh arsitek Prancis Jean Nouvel) dengan tambahan $525 juta untuk menggunakan nama Louvre dan $747 juta sebagai imbalan pinjaman seni,pameran khusus,dan konseling manajemen.Pendirian museum ini adalah bagian dari perjanjian 30 tahun antara Abu Dhabi dan pemerintah Prancis yang berfokus untuk menjembatani kesenjangan antara Seni Timur dan Barat,dengan misi berfokus pada kemanusiaan,"Kisah kreativitas manusia yang melampaui budaya peradaban,waktu dan tempat."
Banyak Karya seni dari masa lampau hingga kini di pajang untuk pertama kalinya,termasuk karya Vincent Van Gogh,Leonardo da Vinci,dan Paul Guiguin.

Beberapa foto di bawah adalah karya seni favorit saya.

 La Belle Ferronniere-Leonardo da Vinci,Milan 1499-1499


Gothic Bible-Italy about 1250-1275

Page of Quran in kufict script-Levant or North Africa about 900

Ramesses II,pharaoh of Egypt-Tanis 1279-1213 BCE

Maps of Japan and the World-Japan 1690

George Washinton-Gilbert Stuart,US 1822

Napoleon Bonaparte-Jacques-Louis david,France 1803

The Seine at Vetheuil-Claude Monet,France 1879

Woman Reading on a Black Background-Henry Matisse,Paris 1939

Fountain of Light-Ai Weiwei-2016

Bust de Femme-Pablo Picasso,France 1909-1910
 
Berada lebih dari 3 jam berkeliling di dalam museum yang luar biasa luasnya membuat saya berasa "nyasar" di tengah peradaban manusia.Membawa kembali pada masa lampau ketika manusia hanya menggunakan batu sebagai alat atau simbol.Buat saya pribadi,yang paling berkesan adalah berada di ruang gelap yang menampilkan bagian Sacred Text atau kitab suci.Tulisan-tulisan kuno inilah yang mengajari manusia mengenal Tuhan dan menjadikannya sebagai pedoman.

Museum ini di lengkapi cafe untuk beristirahat pengunjung dan galeri souvenir bagi yang tertarik membawa pulang buku-buku sejarah,tote bag atau traveling set dengan gambar lukisan Piet Mondrian,pernak-pernik lucu dan unik seperti sendok karya para arsitek dunia.






Tips

- Jika berkunjung lebih baik membeli tiket secara online,supaya bebas antri,terutama weekend dan hari libur.
- Hp atau kamera full charge karena akan banyak sekali yang ingin di foto.
- Bawa air minum sendiri,di jamin bakal haus di dalam museum




Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERBAIK HATILAH PADA DIRI SENDIRI

MALINDO AIR