ECOPARK

Salah satu resolusi tahun baru saya adalah "mbolang" ke tempat-tempat sekitaran Jakarta yang ternyata banyak yang saya tidak tahu.Saya termasuk yang kuper karena setelah hampir sepuluh tahun di Jakarta,tapi ke Kebun Binatang Ragunan saja belum pernah masuk(tapi Taman Safari di Bogor sudah doong..)
Bahkan Ancol yang beberapa kali saya kunjungipun paling cuma kesitu-situ saja.Kemarin saya baru ngeh kalau di Ancol ada Ecopark atau lahan terbuka hijau.Otak saya yang lagi butuh Ijo-Ijo ini langsung "nunjuk" minta kesana,berhubung rencana ke Puncak gagal karena saya bangun kesiangan (lagi).Untungnya,teman yang di ajak jalan nggak peduli sama rencana saya yang suka angin-anginan dan mendadak berubah haluan,yang penting jalan deh,katanya hahaha (thanks ya Naaa)
Misi utama saya tetap mengencerkan otak dan mencari inspirasi demi deadline SCHARLEYLLE yang tinggal menghitung hari,so thank you banget buat teman-teman yang mau jalan-jalan menemani saya tanpa ribet.

Ecopark ini berseberangan dengan Pasar Seni ternyata,dan masuknya gratis saja.Dari Blok M kita naik busway,transit di halte Kota dan naik yang langsung ke halte Ancol.Biasa masuk 25 ribu thok,lalu kita naik bis Wara Wiri,lumayan daripada pegel jalan hehe...
Masuk ke Ecopark gratis,tapi berhubung bukan weekend,jadi sedang sepi dan tenant makanan sedang tutup semua.Niatan saya mau mancing dan naik perahu tidak kesampaian karena penjaganya tidak di tempat.
Loket yang buka sepertinya hanya penyewaan sepeda dan Faunaland saja.Tarif sewa sepeda atau Eco-Bike ini mulai Rp 25-60 ribu/jam tergantung ukuran dan kapasitas sepeda.Jika ingin berkendara ramai-ramai bisa menyewa buggy-car dengan tarif Rp 120 ribu/jam.Sedangkan masuk ke Faunaland biaya masuknya 50ribu/orang.Di dalamnya ada beberpa binatang langka seperti orangutan,beberapa jenis burung,kanguru putih,donkey,kuda ponny dan sepasang kura-kura yang berumur puluhan tahun(tapi umur segitu katanya masih muda).

Paling takjub dengan hewan satu ini

Wahana ini terbagi menjadi beberapa wahana,yaitu Eco-Care,Eco-Nature,Eco-Island,dan Eco-Art.Jika ingin belajar bercocok tanam anda bisa mengunjungi Eco-Care (sayangnya loket tutup),di wahana ini kita bisa menyiangi dan menyirami sayur mayur..Di wahana Eco-Island kita bisa memberi makan ikan pada kolam yang di huni ribuan gurami,lele dan koi.Sedangkan di Eco-Nature,kita bisa jalan-jalan atau bersepeda untuk menikmati udara sejuknya.Terakhir adalah Eco-Art,yaitu wahana seni yang mementaskan teater panggung terbuka  dengan cerita Timun Emas(saya pernah nonton ini beberapa tahun lalu) yang sayangnya tiket hanya bisa di beli dari Dufan,dan hari ini kita tak punya rencana ke sana :(
Capek keliling Ecopark dan foto-foto narsis (yang kayaknya nggak perlu diposting disini hehe) kita naik bis Wara Wiri lagi ke Beach Pool dan makan siang telat karena sudah jam 3 sore,lalu nongkrong di jembatan baru yang menghubungkan Pantai Lagoon ke kawasan Mall Ancol Beach.Pas suasana lagi mellow dan mendung dengan warna sebagian langit,air laut,lantai jembatan sama abu-abunya,agak dramatis dan saya jadi merasa lagi dimana gitu ya?


Dan pas lagi asik-asiknya foto-foto,hujan langsung turun dan kami pontang-panting berlarian mencari selamat hahahaa...
Sebelum pulang,kami sempatkan mampir di Mall Ancol Beach yang dalamnya masih banyak kosong,hanya beberapa restoran cepat saji,cafe bar dan factory outlet saja.

Hujan...
Done for one day,Kami pulang...

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERBAIK HATILAH PADA DIRI SENDIRI

Kesasar di Museum Louvre

MALINDO AIR