Singapore Trip



Terakhir main ke "kampung sebelah" ini sekitar tiga tahun lalu,dan rasanya-rasanya seperti sudah lama sekali.Kilas balik,pertama kali saya ke Singapore lima belas tahun lalu,lagi culun-culunnya,lagi naif-naifnya dan lagi bengal-bengalnya.Saya lebih memilih  cuti kuliah dan kelayapan,karena pada masa itu "berdiam diri" di kampus rasanya mbosenin,mungkin bahasa kerennya it's doesn't suit me at all hehe…

Singapore selalu menarik untuk di singgahi dan selalu memberi banyak cerita berbeda.Jika dulu-dulu saya ke Singapore untuk alasan party-party,kali ini urusannya practical sekali.Visa!
Berhubung setelah pindah ke Hongkong dan masih pakai VOA,jadilah saya mondar mandir sebelum masa tinggal habis karena belum dapat residensi.
Urusan kedua,Makan!Mumpung mau munggahan puasa jadi di puas-puasin makan hehee...
Nggak gitu juga sih,tapi kalau ke Singapore emang wajib nyobain makanannya.
One thing you must try,Singapore Chili Crab!Kalau nggak punya alergi seafood sih.Masakan satu ini adalah  ikon kuliner Singapore.Menu ini selalu ada di hampir semua restoran seafood,mengklaim masakan merekalah yang rasanya paling juara,paling otentik dan paling the best.But then,kalau soal makanan,menurut saya adalah soal selera.Jika makan kepiting,saya paling suka di masak dengan banyak rasa yang tajam,manis pedas asin harus nendang semua.
Dari beberapa restoran seafood yang pernah Saya coba,sekalipun resepnya mungkin sama,tapi rasanya selalu berbeda.Seperti Chili Crab di Jumbo Seafood  Restaurant yang lebih manis,sementara di No SignBoard Seafood Restaurant yang mahal amir rasanya hambar di lidah saya,kalah sama Chili Crab di chinatown yang tempatnya nyempil dan kecil.Untuk Black pepper Crab,sepertinya di Novotel Clark Quay masih juara,lebih maknyus dari black peppernya Seafood Repulic di Sentosa resort.
Chicken rice,Laksa Singapore adalah dua nama dari sekian banyaknya soul food yang recommended.
But also FYI,jangan percaya 100% rekomendasi internet jika ingin makan enak,karena balik lagi soal selera rasa masing-masing.






















Setelah makanan,yang tak boleh lewat di Singapore adalah River Cruise.Sambil duduk di perahu kita akan di suguhi dengan panorama yang luar biasa di sepanjang pinggir sungai,seperti Raffles Landing site,hotel Fullerton yang dibangun pada tahun 1928,deretan restoran,jembatan,tower,gedung-gedung bank,toko-toko,butik dan pastinya Merlion,ikon Singapore.Sepanjang cruise,kita akan melalui rute emasnya Singapore tempo dulu dengan cerita sejarah yang di perdengarkan dari pengeras suara.Waktu paling pas untuk river cruise adalah malam hari,starting point dari Clark Quay,harga tiketnya 32 dollar,sekitar jam 7.30 atau 8.30 pas ada pertunjukan laser di Marina Bay dan menyaksikan lighting di sepanjang sungai yang sungguh emejing.










Dua hari terakhir di Singapore saya habiskan di Resort  World Sentosa.Suasana ramadhan ternyata tidak berpengaruh di sini,walau tidak seramai musim liburan tapi tetap banyak pengunjung yang jalan-jalan dan menikmati atraksi.Ya iya sih,secara yang datang turis dari mana mana hehe…
Yang luar biasa di RWS adalah karya seni asli dari seniman-seniman dunia seperti patung gajahnya Salvador Dali,The Thinker-nya Auguste Rodin dan Adam&Eve karya Fernando Botero yang di pajang di area Hotel Michael,Hard Rock dan Festive Walk.Jika ingin belanja oleh-oleh dan punya bajet lebih bisa hunting di Galleria yang di dalamnya berjejer outlet-outlet high end dari tas,jam tangan,perhiasan sampai kosmetik dan souvenir dari Hard Rock Hotel yang terletak di sudut lobbynya.














Buat yang suka atraksi ekstrim,RWS menawarkan banyak seperty bungy jumping atau giant swing.Buat saya yang paling bikin penasaran adalah indoor skydiving.Namanya juga indoor,jadi terbangnya nggak tinggi-tinggi amat,sekitar 1-2 meter saja tapi lumayan bikin deg-degan.Tiketnya seharga 89 dollar untuk sekali terbang dan 119 dollar untuk dua kali terbang,jika masih ingin lanjut tinggal tambah 40 dollar lagi.
Waktu pendaftaran selain menunjukkan paspor, juga harus mengisi riwayat kesehatan,seperti apakah pernah cedera leher atau punggung.Setelah itu kita akan mendapat training singkat sebelum masuk ke IFly-nya.Jumpsuit dan sepatu serta peralatan lainnya di sediakan kru sebelum "belajar terbang" termasuk dokumentasi foto dan video.
Waktu per sekali terbang sekitar 49⁷ detik,tapi lumayan loh bikin badan linu semua setelahmya,bayangkan kamu di blower kenceng banget dari bawah sampai bisa naik dua meter ke udara hahhaaa...






Once again,Singapore selalu fun dengan atraksi-atraksinya dan kulinernya yang ngangenin.Buat yang suka sejarah,art,science atau budaya bisa berkunjung juga loh ke museum.Singapore punya 29 museum yang di jamin bakal nambah pengetahuan,and ofcourse don't skip Garden by The Bay!👌👌😍









Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERBAIK HATILAH PADA DIRI SENDIRI

Kesasar di Museum Louvre

MALINDO AIR